Press "Enter" to skip to content

5 Tips Mudik Asyik via Jalur Pantura

Ramadhan sudah semakin dekat. Selain moment puasa dan shalat tarawih yang mungkin sudah banyak ditunggu oleh umat muslim di bulan Ramadhan ini, prosesi mudik pun menjadi sesuatu yang tidak bisa ditinggalkan saat membicarakan bulan Ramadhan. Nah sebagai salah satu penghuni jalur favorit Pantura, gue punya beberapa hal yang mungkin bisa membantu anda supaya prosesi mudik yang anda lakukan bisa lebih baik,

Catatan, gue tinggal di Indramayu, jadi semua tips yang gue berikan ini berdasarkan pengalaman mudik gue dan pengalaman memantau kegiatan mudik disekitar rumah gue.

1. Pantura itu panas

Well, lebih tepatnya Indramayu itu panas. Melakukan mudik di siang hari adalah hal yang mungkin lebih baik anda hindari, karena berpotensi mateng didalam kendaraan yang tengah terjebak macet di Pantura. Lebih disarankan melakukan perjalanan dimalam hari, lebih tepatnya mendekati tengah malam, selain jalanan akan lebih bersih dari penduduk lokal, jikapun terjadi macet, tidak akan kepanasan di dalam kendaraan.

2. Gunakan kendaraan sendiri

Karena pada poin sebelumnya gue saranin untuk mudik pada malam hari, otomatis nggak banyak kendaraan umum yang bisa digunakan kan? Kalopun ada pasti lama banget nungguinnya dan mahal ongkosnya. Maka rekomendasi kedua adalah menggunakan kendaraan sendiri biar lebih bebas : kapan berangkatnya, kapan istirahatnya, kapan nyampenya (lah?). Apalagi udah ada tempat jual beli mobil dan motor bekas kayak www.carmudi.co.id yang memudahkan untuk cari kendaraan untuk mudik kamu, atau seperti www.bkrentcar.com yang menyediakan jasa penyewaan mobil.

3. Pahami karakteristik jalur utama dan alternatif

Jika anda belum yakin atau berani untuk menggunakan jalur alternatif, lebih baik bertahan di jalur utama. Karena ada saja yang kemudian nyasar atau ngemudel karena banyak kena pak ogah. Kemudian tidak seperti di kota besar, SPBU di kebanyakan daerah Pantura jarang berada di jalur alternatif, sehingga beresiko anda akan mengeluarkan uang lebih untuk membeli bensin di penjual bensin pinggir jalan yang jelas lebih mahal daripada harga BBM di SPBU resmi.

4. Pengguna pertamax : Bawa cadangan Pertamax

Seingat saya, sepanjang jalur Pantura (setidaknya Indramayu – Cikampek), jarang sekali ada SPBU yang menyediakan bahan bakar Pertamax karena memang sedikit sekali peminatnya, atau justru hanya ada untuk melayani para pendatang? Nah, untuk itu, akan lebih baik untuk bersiaga dengan membawa sendiri cadangan Pertamax untuk kendaraan anda.

5. Menyetirlah lebih siaga dari biasanya

Percaya deh, anda tidak ingin berurusan dengan penduduk lokal (terutama Indramayu) karena bagaimanapun kecelakaannya, anda akan tetap kalah. Dan mungkin berita berikut bisa jadi gambaran kenapa harus ada poin 5 dalam tips yang saya berikan ini : Dua Bus Luragung Dibakar di Indramayu, Jalur Pantura Macet.

  • Hadeuh ga dapet tiket keretaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

  • oy oy